penyakit entok
Contoh penyakit pada ternak entok

Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Pada Ternak Entok

Posted on
penyakit entok
Contoh penyakit pada ternak entok

Penyakit entok atau itik biasanya menyerang pada saat peralihan musim terutama dari musim kemarau ke musim hujan. Meskipun ternak entok merupakan jenis hewan yang tahan terhadap serangan penyakit, bukan berarti ia bisa terhindar dari penyakit. Oleh karena itu, dalam proes pemeliharaan entok perlu adanya pengetahuan mengenai jenis penyakit yang sering menyerang pada ternak entok. Setelah mengetahui jenis penyakit ternak entok, tentu kalian baru bisa menentukan bagaimana cara pencegahan dan pengobatan penyakit tersebut.

Meskipun ternak entok mampu bertahan terhadap serangan penyakit, namun proses pemeliharaannya harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Jika tidak maka kemungkinan yang terjadi adalah ternak entok yang kalian pelihara akan terserang penyakit. Sebab serangan penyakit sama seperti jelangkung, datang tak dijemut dan pulangnya tidak diantar. Untuk mencegah serangan penyakit ternak entok ada baiknya kalian melakukan tindakan sanitasi, vaksinasi dan memberikan vitamin ternak entok

Jenis Penyakit Entok, Pencegahan, dan Pengobatannya

Secara umum, penyakit pada entok disebabkan oleh 3 faktor utama, yaitu jamur, bakteri, dan juga oleh virus. Nah, sumber penyakit dari ketiga faktor tersebut terkadang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang bersih. Maka dari itu pengetahuan tentang penyakit menjadi hal yang sangat penting bagi peternak yang akan melakukan budidaya ternak entok. Tujuannya adalah supaya ketika ternak entok terserang penyakit, peternak sudah bisa mencegah serta memberikan jenis obat yang sesuai. Pada kesempatan kali ini, kami akan menyampaikan beberapa jenis penyakit entok yang biasa menyerang pada ternak entok. Jenis-jenis penyakit pada ternak entok ialah sebagai berikut:

Salmonellosis

  • Penyebab

Penyebab penyakit salmonellosis diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhimurium dan Salmonella anatum. Penyakit ini memiliki tingkat keganasan yang akut dengan sifat serangan yang sangat mendadak. Penyebaran salmonellosis biasanya melalui mulut dengan pelantara pakan, air minum, dan lalat. Perlu diketahui bahwa penyakit ini termasuk jenis penyakit yang bisa menular pada manusia melalui udara.

  • Ciri-ciri penyakit salmonelosis

Tanda-tanda penyakit salmonellosis ialah ternak akan terlihat kehausan dan akan segera mencari air minum. Ternak itik atau entok yang terserang salmonellosis akan mengalami sesak napas, badan gemetar, dan kemudian mati. Jika dilakukan bedah bangkai (pembedahan tubuh) akan terlihat bentuk hati yang membengkak disertai bercak darah dan ditemukan peradangan pada usus.

  • Cara penanggulangan dan pengobatan salmonelosis

Cara pencegahan penyakit salmonellosis bisa dilakukan melalui biosekuriti yang baik. Segera lakukan tindakan pengisolasian atau pemisahan antara ternak yang terserang salmonellosis dri ternak lainnya. Bagi ternak entok yang sudah mati, segera dibakar atau dikubur supaya tidak menjadi sumber bibit penyakit. Obat yang sesuai bagi ternak yang terserang dengan tingkat ringan, berikanlah furazolidane yang dicampurkan dengan pakan. Tambahkan juga obat sulfazimidine melalui air minum dengan cara melarutkannya.

Kolera (Fowl Chollera)

  • Penyebab penyakit kolera pada entok

Seperti halnya penyakit ternak bebek, penyakit entok juga ada yang namanya kolera. Penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida. Faktor utama yang mempengaruhi datangnya penyakit kolera adalah suhu yang dingin. Karenanya, penyakit ini terkadang menyerang pada peralihan musim kemarau ke musim hujan. Selain itu, kondisi kandang yang lembab dan kebersihan kandang yang kurang terjaga juga memicu datangnya bakteri kolera.

  • Gejala penyakit kolera

Gejala yang bisa diamati bagi ternak entok yang terserang penyakit kolera akan terlihat lemas dan turunnya napsu makan. Biasanya, ternak yang terserang penyakit kolera akan diiuti dengan bentuk kotoran yang encer dan berwarna kehijauan. Tanda yang terlihat saat dilakukan bedah bangkai adalah terjadi peradangan dan pendarahan disekitar usus bagian atas. Disamping itu juga terjadi pembengkakan pada karkan, dan bercak darah pada organ dalam ternak unggas.

  • Cara penanggulangan

Pencegahan penyakit kolera dilakukan dengan cara penyemprotan ke seluruh bagian kandang menggunakan desinfektan. Usahakan ruangan kandang dapat dijangkau oleh sinar matahari untuk mencegah tumbuhnya bakteri penyebab penyakit kolera. Kubur dan bakarlah bangkai yang mati akibat kolera agar tidak terjadi penularan masal. Pasalnya, bakteri kolera bisa bertahan selama berbulan-bulan pada bangkai dan dalam kondisi tanah yang cukup lembab.

Entok yang terserang penyakit kolera daat diatasi dengan memberi obat kolera berupa penicilin. Pemberian obat tersebut diberikan melalui suntik intramuscular atau suntik dada. Dosis obat penicilin untuk entok dewasa sebaiknya sebesar 30.000 IU/ekor, sedangkan untuk anakan entok dosisnya lebih rendah. Cara lainnya bisa memberikan bakterin menggunakan metode yang sama (suntik intramuscular) dengan dosis 1 cc untuk anakan entok dan 2 cc untuk entok dewasa.

Penyakit entok mata biru

  • Penyebab

Bagi peternak yang memelihara entok dalam jangka waktu lama pasti sudah tidak asing dengan penyakit yang satu ini. Biasanya penyakit ini akan menyerang pada ternak entok pada musim penghujan dan merupakan jenin penyakit yang paling ditakuti. Secara ilmiah, penyakit ini belum bisa diberi nama, namun banyak yang menyebutnya dengan penyakit mata kristal. Penyebutan tersebut sesuai dengan warna matanya yang didominasi dengan warna kebiruan disertai mata putih. Meskipun belum diketahui apa penyebabnya, tingkat kematian penyakit mata biru ini bisa mencapai 100%. Karena hanya dalam jangka waktu 1-2 hari saja, populasi entok dalam suatu area tertentu bisa mati secara mendadak.

  • Gejala

Berdasarkan pengalaman yang pernah kami lakukan ketika mencoba budidaya ternak entok, berikut gejala atau tanda-tanda penyakit mata biru:

  1. Tidak selera makan, lesu, dan tidak semangat menjalani hidup
  2. Mata berwarna biru dan lama kelamaan akan berubah menjadi warna putih menyerupai kristal
  3. Mengeluarkan bau busuk dari dalam mulut entok
  4. Tubuh gemetaran dan kejang-kejang hingga akhirnya mati
  • Pencegahan dan pengobatan

Lalu bagaimana cara mencegahnya dan apa jenis obat yang sesuai untuk penyakit mata biru?. Jika ada yang tahu, silahkan tinggalkan komentar dan tentu kami akan mengucapkan banyak terimakasih. Namun dari pengalaman kami, pernah kami menceritakan mengenai penyakit mata biru kepada sebagian peternak unggul. Saran yang kami dapatkan adalah dengan memberinya obat alami berupa sayuran dan daun daunan. Meskipun kami belum mengetahui berhasil atau tidaknya, lalu kami coba dengan menggunakan daun pepaya. Cara mengobati penyakit mata biru bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Petiklah daun pepaya yang masih berwarna hijau sebanyak 1 lembar, baik itu muda ataupun tua sama saja.
  2. Cuci daun pepaya menggunakan air bersih agar terhindar dari adanya bibit penyakit yang lain.
  3. Rebus daun pepaya menggunakan air secukupnya.
  4. Peraslah daun pepaya yang sudah kalian rebus kemudian berikanlah pada entok yang sakit. Frekuensi pemberian ini diberikan sebanyak 3x sehari. Berikanlah dalam jumlah secukupnya saja dengan melalui oral.
  5. Berikan pula pada ternak yang masih sehat dengan mencampurkan pada air minum agar tidak tertular.

Penyakit entok lumpuh

  • Penyebab

Penyakit lumpuh pada ternak entok atau itik juga bisa menyerang pada bebek, karena ternak tersebut masih terbilang hewan yang sejenis. Kelumpuhan pada entok disebut juga dengan penyakit botulismus yang disebabkan akibat racun yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum. Biasanya racun ini banyak ditemukan pada karkas atau bangkai yang sudah mengalami pembusukan.

  • Gejala

Penyakit botulismus cukup berbahaya karena mampu menimbulkan kematian apabila racun sudah masuk kesekujur tubuh. Namun jika masih sedikit, setidaknya ada ciri-ciri penyakit entok lumpuh akibat botulismus ini, yaitu:

  1. Ternak entok atau ituk akan terlihat lemah dan lesu,
  2. Bulu disekujur tubuhnya akan mudah sekali rontok.
  3. Leher entok akan lumpuh seperti tidak memiliki tulang, sehingga kepalanya tidak lagi tegak.
  • Pencegahan dan pengobatan

Pencegahan yang dapat dilakukan ialah dengan menjaga kebersihan kandang dan selalu melakukan pembakaran dan mengubur bangkai ternak. Disamping itu, metode pemeliharaan juga harus diperhatikan supaya ternak entok tidak berkeliaran secara bebas. Metode pemeliharaan yang baik untuk menghindari penyakit botulismus adalah dengan pemeliharaan secara intensif ataupun semi intensif.

Pengobatan bagi yang sudah keracunan penyakit botulismus salah satunya ialah dengan memberikan obat alami. Nah obat alami untuk penyakit yang satu ini bisa dengan memberi satu sendok minyak kelapa lalu diberi air bersih sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, racun yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan bersama dengan kotoran.  Kenapa harus minyak kelapa?, karena fungsi minyak kelapa bagi ternak entok ialah memberikan rasa haus.

Demikianlah pembahasan mengenai berbagai jenis penyakit entok yang sering menyerang pada ternak entok. Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam menjalankan proses budidaya ternak entok agar mendapatkan hasil yang maksimal. Intinya ialah jagalah kebersihan sebagai langkah utama dalam upaya pencegahan penyakit pada ternak. Selamat mencoba, semoga berhasil dan Salam sukses.

2 thoughts on “Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Pada Ternak Entok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *